PERTEMUAN DI MEJA ITU
pertemuan di meja itu adalah bahasa yang kita coba rangkum dalam
kedekatan masa lalu yang bertebaran pada peta rumah yang terpisah.
bergelas-gelas kenangan akan jalan yang mengingatkan kita pada pematang ada kita ketika kanak coba kita tuangkan pada kehausan
percakapan yang tak menawarkan kejelasan arah itu;
“sebab kita hanya menunggu waktu”, katamu, sambil berharap ada seseorang atau teman lain yang berbaik hati menghampiri ruang bicara di siang berangin itu untuk sekedar memperlarat percakapan yang memang tak bertuju pintu.
tapi kita tahu, tak akan ada yang pernah datang menyambut ketidakpastian. atau sekedar mampir menyapa kejenuhan sebuah pertemuan. hidup adalah gegas yang selalu mesti terjadwal dan tak pernah memberi ruang pada sesuatu yang mengambang.
“mestikah kita menunggu?,” katamu menjadi ragu. aku hanya mengangkat bahu (seperti itu selalu) sambil menahan demam yang sempat kucatatkan pada seorang teman di atas kertas yang menawarkan birunya memar ingatan akan rumah ibuku.
1999-2006
pertemuan di meja itu adalah bahasa yang kita coba rangkum dalam
kedekatan masa lalu yang bertebaran pada peta rumah yang terpisah.
bergelas-gelas kenangan akan jalan yang mengingatkan kita pada pematang ada kita ketika kanak coba kita tuangkan pada kehausan
percakapan yang tak menawarkan kejelasan arah itu;
“sebab kita hanya menunggu waktu”, katamu, sambil berharap ada seseorang atau teman lain yang berbaik hati menghampiri ruang bicara di siang berangin itu untuk sekedar memperlarat percakapan yang memang tak bertuju pintu.
tapi kita tahu, tak akan ada yang pernah datang menyambut ketidakpastian. atau sekedar mampir menyapa kejenuhan sebuah pertemuan. hidup adalah gegas yang selalu mesti terjadwal dan tak pernah memberi ruang pada sesuatu yang mengambang.
“mestikah kita menunggu?,” katamu menjadi ragu. aku hanya mengangkat bahu (seperti itu selalu) sambil menahan demam yang sempat kucatatkan pada seorang teman di atas kertas yang menawarkan birunya memar ingatan akan rumah ibuku.
1999-2006

0 Comments:
Post a Comment
<< Home